Showing posts with label kuliah. Show all posts
Showing posts with label kuliah. Show all posts

Sunday, 5 May 2019

Gagal SNMPTN? Masih ada Perguruan Tinggi Kedinasan

KerjaKuliah.com - Buat Adik-dik Calon Mahasiswa Baru, banyak jalan menuju sukses... Selain melalui Top PTN, sebaiknya pertimbangkan juga PTK (Perguruan Tinggi Kedinasan). Nah, untuk kuliah itu tidak harus anda masuk UGM, ITB atau UI. Jika anda masuk disana, itu amat bagus. Tapi tidak harus kesana.

Petakan betul kekuatan, minat bidang ilmu, peluang diterima, prospek setelah lulus. Ini penting sekali. Anda masuk UGM, ITB atau UI tapi tidak sesuai minat anda, maka anda tidak optimal sehingga akan kalah dengan mereka yang di jurusan sama meskipun bukan di Top Premier University tersebut.

Anda diterima di Top Premier University dengan tujuan yang penting diterima disana. Ini bisa membuat masa depan anda justru suram. Dikarenakan tidak semua Jurusan di Top Premier tsb marketable dan dibutuhkan industri.

Jurusan yang tidak dibutuhkan industri, jika anda pilih tentu saja masa depan anda tetap amat moncer karena dididik di lingkungan akademik hebat, dengan syarat: anda mencintai betul jurusan tsb. Jadi, anda belajar dengan "passion" and "love". Tetapi jika anda asal lulus dari jurusan yang tidak marketable, ini akan membuat anda menjadi pengangguran sarjana.

Saranku adalah: Pertimbangkan juga Perguruan Tinggi secara nama (Top of Mind Awarness) tidak semoncer Top PTN Premier, tapi secara masa depan cukup keren.

Mulailah anda juga melihat PTK (Perguruan Tinggi Kedinasan). Masuk PTK seperti Politeknik Pelayaran, Politeknik Kesehatan, Politeknik Parawisata, Politeknik Transportasi, Sekolah Tinggi Pertanian, itu sesungguhnya menjanjikan masa depan yang tidak kalah cool-nya dibandingkan masuk PTN.


Tentu saja jika PTK seperti STAN, IPDN, Akmil. AAU, AAL, Akpol ini amat favorit. Hanya PTK itu tidak cuma Perguruan Tinggi tersebut. Masih banyak PTK yang lain yang juga amat bagus prospek masa depannya.

Satu sara terakhir, umumnya PTK itu buka jenjang Vokasi (Diploma). Pastikan ambil Program yang jejangnya D4 (Sarjana Terapan), sebaiknya hindari yang ambil jenjang D3 (ahli Madya). Jika pun anda ambil jenjang D3, pastikan anda punya peluang untuk sekolah lanjut ke D4 (Sarjana Terapan).

Karir seorang lulusan D3 itu amat sangat lambat bergeraknya, meskipun daya serap untuk dapat bekerja jauh lebih baik dari umumnya S1. Yang bagus itu ambil D4 (Sarjana Terapan), mudah terserap industri serta karirnya akan melesat relatif sama moncernya dengan S1. Kelemahannya: D4 (Sarjana Terapan) itu Program yang relatif baru dalam tradisi pendidikan tinggi di Indonesia.

Hanya, terlepas dari itu semua: Banyak Jalan Menuju Roma. Banyak jalan pula menuju sukses untuk meraih masa depan anda semua para adik-adik lulus SMA.

Politeknik Swasta Terbaik di Indonesia

KerjaKuliah.com - Politeknik Swasta ada yang menjadi Favoritku. Aku menaruh respek besar pada Politkenik ATMI Solo yang merupakan tradisi sekolah vokasi salah satu yang tertua dan terbaik di Indonesia. Hebatnya, Politeknik ATMI ini bukan didirikan oleh perusahaan, melainkan oleh Para Misionaris Khatolik yang melihat betapa pentingnya pendidikan vokasi.

Tampaknya karena banyak Para Rohaniawan ini asalnya (mungkin dari Jerman, Swiss atau Austria) yang negara tsb sangat maju dengan pendidikan vokasi bahkan sudah berlangsung selama 650 tahun lebih, maka mereka terinspirasi membangun pendidikan vokasi di Indonesia.

Selain itu, aku menaruh respek besar pada perusahaan-perusahaan Indonesia yang bersedia membangun Pendidikan Vokasi untuk menghasilkan SDM High-Skilled buat Industri. PT. Astra Internasional dan PT. Gajah Tunggal yang kuketahui sebagai perusahaan-perusahaan pelopor untuk membangun sekolah vokasi. Yang juga diacungi Jempol adalah tanggung jawab sosial PT. Caltex yang mereka pun mendidikan Politeknik untuk membangun tradisi vokasi tinggi di Indonesia.

Bagiku pribadi ke-4 Politeknik ini adalah favoritku yaitu

  • Poltek ATMI Solo,
  • Poltek Manufaktur Astra Jakarta,
  • Poltek Gajah Tunggal Tanggerang dan
  • Poltek Caltex Riau (Pekanbaru).


Mereka punya tradisi vokasi dan linkage industry yang bagus. Jika anda bertanya padaku pribadi saat ingin masukkan putra/i atau ponakan anda ke PTS maka kusarankan ambil Politeknik dari pada universitas. Alasannya supaya memiliki high-skilled sehingga mudah terserap di dunia kerja.

Hanya tetap masih banyak Politeknik yang cukup bagus kualitasnya selain 4 Politeknik tersebut. Menurut peringkat DIKTI ---catatan penting: aku tidak favorit dengan peringkat DIKTI untuk politeknik, karena DIKTI sampai saat ini masih terlalu fokus pada program akademis dari pada vokasi, maka selain 4 politeknik tersebut ada beberapa poltek yang diberi tempat terhormat oleh DIKTI.


Poltek-Poltek dibawah ini cukup mendapat respek dari DIKTI.

  • Politeknik Ubaya – Surabaya
  • Politeknik Darusalam – Palembang
  • Politeknik Komputer Niaga LPKIA – Bandung
  • Politeknik LP31 - Bandung
  • Politeknik Manufaktur Ceper – Klaten
  • Politeknik API – Yogyakarta
  • Politeknik Piksi Ganesha – Bandung
  • Politeknik Sakti – Surabaya


Untuk kota pelajar Yogyakarta sendiri ada Poltek PTS yang juga punya reputasi bagus selain Poltek API Yogyakarta, yaitu:
Politeknik Mekatronika Sanata Dharma
Politeknik Muhammadiyah Yogyakarta
Politeknik LPP Yogyakarta

Satu saranku terakhir: sebaiknya jika ambil Poltek ambil jenjang D4 (Sarjana Terapan) sehingga karir dari putra/i atau ponakan atau anak kerabat/teman anda itu akan cukup moncer seperti layaknya lulusan sarjana. Program D3 umumnya relatif sulit kembangkan karirnya kecuali bisa lanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, itu pun tidak mudah.

Jika D4 (Sarjana Terapan) saat lulus mudah lanjutkan sekolah Master baik dalam maupun luar negeri, karirnya sejajar dengan S1 ketika lulus serta punya kompetensi yang baik menjadi SDM High-Skilled. Jadi, ambil Poltek atau Sekolah Vokasi jenjang D4 (Sarjana Terapan) adalah pilihan yang baik buat putra/i, ponakan atau anak dari kerabat/teman anda.

Thursday, 25 April 2019

6 Jurusan Teknik Informatika Terbaik di Indonesia

KerjaKuliah.com - Jurusan Teknik Informatika memang sangat diminati para siswa akhir-akhir ini. Seiring dengan perkembangan teknologi, prospek kerja jurusan teknik informatika ini menjadi sangat baik.

Gaji yang ditawarkan pun bukan main-main. Bahkan berdasarkan riset terbaru yang dilakukan oleh ITB terhadap para alumninya, jurusan teknik informatika kini menduduki gaji yang paling tinggi, mengalahkan jurusan teknik perminyakan yang biasanya selalu menempati posisi teratas.

Akibatnya banyak sekali bermunculan jurusan teknik informatika di Indonesia. Bahkan kampus abal-abal pun turut serta berbondong-bondong membuka jurusan teknik informatika hanya untuk menggaet para mahasiswa agar mau berkuliah ditempat mereka. Hal tersebut berakibat banyaknya lulusan teknik informatika yang akhirnya kurang berkualitas karena didikan yang asal-asalan.


Ujung-ujungnya setelah lulus mereka hanya bekerja sebagai tukang install ulang komputer atau laptop. Padahal hal tersebut bukanlah hal yang diharapkan sebagai seorang lulusan teknik informatika.

Berikut 6 universitas terbaik untuk jurusan teknik informatika di Indonesia:

1. Institut Teknologi Bandung – ITB
Saya berani mengatakan kalau ITB adalah salah satu kampus yang memiliki jurusan teknik informatika terbaik. Saya sendiri sebagai seorang alumni teknik informatika ITB sudah merasakan langsung bagaimana bagusnya kualitas pendidikan disana. Bahkan setelah lulus, tidak sedikit lulusan teknik informatika ITB yang berhasil mendirikan perusahaan dan startup yang cukup sukses. Tidak hanya itu, banyak juga lulusan teknik informatika ITB bekerja ke luar negeri. Di Indonesia sendiri pun karir para alumni IF ITB tersebut bisa dikatakan sangat baik.

2.Institut Teknologi Sepuluh November – ITS
Memang saya belum pernah merasakan langsung belajar di kampus ITS. Tapi berdasarkan pengalaman saya bertemu dengan beberapa alumni teknik informatika ITS, kualitas mereka juga bagus. Jadi saya yakin kalau kualitas pendidikan di ITS juga bagus. Waktu saya bekerja di luar negeri, saya bertemu dengan beberapa alumni ITS yang sama-sama bekerja di luar negeri juga.

3. Universitas Gadjah Mada – UGM
Berbeda dari sebelumnya, nama jurusan serupa yang ada di UGM adalah teknologi informasi. Di UGM, ada beberapa peminatan yang dapat dilakukan apabila mengambil jurusan ini, yaitu Rekayasa Sistem Komputer, Rekayasa Sistem Informasi, dan Rekayasa Perangkat Lunak. Berdasarkan BAN-PT, jurusan teknologi informasi UGM memiliki akreditasi A.

4. Universitas Indonesia
Universitas Indonesia juga memiliki nama jurusan yang berbeda, bukan teknik informatika, bukan teknologi informasi, tetapi jurusan ilmu komputer. Ilmu komputer UI juga memiliki kualitas yang bagus. Kelebihan yang saya tahu dari jurusan ilmu komputer UI dibandingkan dengan teknik informatika ITB adalah banyak ceweknya :D . Ya benar, jurusan ilmu komputer UI lebih banyak mahasiswinya dibandingkan dengan jurusan teknik informatika ITB. Berdasarkan BAN-PT, ilmu komputer UI juga memiliki akreditasi A.

5. Universitas Bina Nusantara
Walaupun universitas swasta, Binus memiliki kualitas jurusan teknik informatika yang sangat baik. Beberapa orang yang pernah saya temui yang berasal dari lulusan binus memiliki kemampuan yang luar biasa. Jurusan Informatika di Binus juga memiliki akreditasi A.

6. Universitas Telkom
Untuk yang terakhir ini jujur sebenarnya saya sendiri kurang tahu bagaimana kualitasnya. Namun berdasarkan cerita dari orang-orang. Jurusan teknik informatika di Universitas Telkom juga tidak kalah bagusnya. Kalau dilihat dari BAN-PT sih akreditasinya A.

Nah apabila teman-teman punya info soal jurusan teknik informatika atau jurusan serupa yang juga tidak kalah bagusnya, silahkan bagikan infonya di kolom komentar dibawah ya.

Monday, 3 December 2018

Kelebihan Kuliah di Universitas Bina Nusantara (Binus)

KerjaKuliah.com - Menurut seorang Dosen Binus, yang telah mengajar sekitar 30 tahun, banyak sekali kelebihan kuliah di Binus (Universitas Bina Nusantara). Beberapa keunggulan kuliah di Binus ini mungkin bisa kita percaya karena dosen Binus langsung yang mengatakannya.

Ada 10 kelebihan kuliah di Binus yang akan ditulis dalam artikel ini berdasarkan dari sumber yang dikumpulkan dari internet.

1. Murah
Dengan kualitas yang diberikan, sebenarnya Binus termasuk universitas swasta yang murah. Bahkan tak jarang alasan mahasiswa kuliah di Binus adalah karena mereka bilang biaya kuliah di Binus murah, setidaknya dibandingkan dengan perguruan tinggi swasta yang lain.

2. Bermutu
Sejak Desember 1997, Binus mendapatkan sertifikat Quality Management System ISO-9000. Sehingga kulitas manajemen Binus seharusnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Bahkan ada beberapa universitas yang belajar dari Binus untuk bisa mendapatkan sertifikat ISO-9000 tersebut.


3. Lengkap

4. Dosen

5. Kurikulum

6. Tertib

7. Bersih

8. Aman

9. Lapangan Kerja

10. Cepat nikah

Mohon maaf untuk beberapa poin kelebihan kuliah di Binus belum dapat diberikan penjelasan lebih lanjutnya. Namun bagi yang bisa mendeskripsikannya, silahkan berikan komentar kalian ya.

Sunday, 2 December 2018

Kelebihan Kuliah di Universitas Multimedia Nusantara (UMN)

KerjaKuliah.com - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) adalah adalah perguruan tinggi swasta yang sebenarnya cukup baru. UMN didirikan oleh Kompas Gramedia Group pada tahun 2006 di Kelapa Dua Summarecon Serpong, Kabupaten Tangerang. Kompas Gramedia tidak hanya berperan sebagai pendiri saja, namun perusahaan tersebut juga membantu dalam hal tenaga pengajar dan menyediakan tempat magang bagi maasiswa UMN.

Fokus pada ICT

Tenaga ahli di bidang ICT (Information and Communication Technology) di Indonesia masih kurang. Hal ini membuka peluang yang sangat besar bagi para lulusan yang menguasai ICT. Dengan kurikulum yang berbasis ICT, mahasiswa UMN mendapatkan wawasan dan bisa mengikuti perkembangan ICT. Lulusan UMN nantinya diharapkan mampu bersaing di jaman teknologi ini.


Komitmen Pendiri

Kompas Gramedia membantu UMN dalam bentuk yang nyata, seperti menyiapkan fasilitas kampus, dan juga membuka kesempatan magang di perusahaan dalam group mereka. Hal itu sangat membantu bagi lulusan UMN agar dapat melanjutkan karir di Kompas Gramedia Group. Tidak hanya bagi mahasiswa UMN saja, keuntungan juga didapatkan bagi para pekerja profesional di Kompas Gramedia dengan adanya peluang menjadi dosen di UMN.

Technopreneurship

Keunggulan lainnya dari UMN adalah tidak hanya mempersiapkan lulusannya menjadi seorang pekerja profesional atau akademisi, namun juga mempersiapkan mereka agar siap menjadi seorang pengusaha di bidang teknologi. Program inkubator bisnis Skystar Ventures membentuk technopreneur yang hebat. Mentor-mentor yang berpengalaman siap membimbing para mahasiswa untuk menjalankan bisnisnya sendiri.

Monday, 22 October 2018

Lulusan ITB Mudah Dapat Kerja? Siapa Bilang?

Sebagai seorang lulusan ITB, saya berani bilang lulusan ITB itu belum tentu mudah dapat kerja. Berdasarkan pengalaman pribadi, saya melihat banyak juga teman-teman ITB saya yang kesulitan mencari pekerjaan. Kenapa?

Jurusan yang sepi lowongan kerja

Ada banyak jurusan di ITB, dan tidak semua jurusan yang ada di ITB itu memiliki prospek yang "baik". Maksudnya ada juga jurusan-jurusan yang nanti lulusannya akan kesulitan mencari kerja karena tidak banyak lowongan kerja yang tersedia.

Terlalu pemilih

Banyak juga para lulusan ITB ini terlalu pemilih dalam hal mencari kerja. Mereka hanya ingin mendapatkan pekerjaan ditempat yang memiliki reputasi yang besar saja, dan juga hanya ingin digaji besar saja. Padahal sebagai seorang yang baru lulus atau fresh graduate, kita seharusnya bersedia menerima kerja di tempat yang biasa-biasa saja. Tanpa pengalaman, seorang lulusan ITB tidak begitu jauh berbeda dengan lulusan-lulusan universitas lainnya.


Kurang memiliki pengalaman yang praktikal

Semasa kuliah, banyak juga mahasiswa ITB yang "kupu-kupu", kuliah pulang kuliah pulang. Mereka tidak peduli dengan pengalaman lain selain kuliah. Padahal di dunia kerja, mereka akan lebih mengutamakan orang-orang yang sudah memiliki pengalaman kerja.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mendapatkan pengalaman kerja, salah satu caranya adalah dengan mengambil pekerjaan parttime sesuai bidang di jurusan kamu. Contohnya saya sendiri, waktu itu di tingkat akhir saya sibuk mengambil proyek, dan juga saya kerja sebagai pekerja parttime di sebuah perusahaan. Alhasil bahkan sebelum lulus kuliah, saya sudah mendapatkan kontrak kerja sebagai pekerja full time di luar negeri.

Oleh karena itu, apabila kamu berniat untuk kuliah di ITB dengan alasan lebih mudah dapat kerja, hal tersebut bisa saya bilang tidaklah sepenuhnya benar. Memang nama almamater ITB itu akan membantumu supaya dilirik oleh HRD. Tapi apabila kamu salah jurusan, terlalu pemilih, atau bahkan kamu hanya seorang kupu-kupu, bisa jadi kamu mungkin saja akan kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan di masa depan.

,

Prospek Lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat

Ahli kesehatan masyarakat berupaya membantu orang agar tidak sakit, dan juga membantu meningkatkan kesehatan masyarakat. Meskipun memang perannya sangat dibutuhkan di dunia kesehatan, namun mereka sering dipandang sebelah mata.

Tidak banyak orang yang merasa membutuhkan peran mereka. Berbeda halnya dengan dokter, perawat, bidan, ataupun apoteker, bahkan tidak banyak yang tahu bahwa bidang kesehatan masyarakat sebenarnya ada.

Lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat diharapkan dapat menjadi tenaga ahli di bidang epidemiologi kesehatan masyarakat, kesehatan kerja, kesehatan lingkungan, asuransi kesehatan,  gizi kesehatan masyarakat, hingga tenaga penyuluh kesehatan.

Prospek lulusan sarjana kesehatan masyarakat sebenarnya tidak hanya bekerja di Puskesmas saja. Memang jelas lulusan SKM dapat bekerja di Puskesmas, tapi sebenarnya masih banyak tempat kerja yang cocok bagi lulusan SKM ini. Prospek lulusan SKM ini sebenarnya cukup luas.


Dalam sektor swasta, lulusan SKM sebenarnya juga dibutuhkan. Misalnya pada sebuah industri ataupun organisasi yang membutuhkan QHSE (Quality, Health, Safety and Environment). Tidak hanya itu, lulusan SKM juga bisa menjadi konsultan kesehatan.

Apabila kamu lebih tertarik di industri kesehatan, selain puskesmas, rumah sakit, dinas kesehatan, BPJS, juga dapat menjadi pilihan tempat kamu berkarir. Selain itu, kementrian kesehatan, Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga peluang kerja di WHO (World Health Organization) juga mungkin saja bisa kamu dapatkan.

Untuk menjadi seorang ahli kesehatan masyarakat yang berkualitas dan dapat bersaing, tentu saja kamu harus serius mempelajari dan mendalami ilmunya. Karena memang cukup banyak lulusan SKM ini. Persaingan untuk mendapatkan kerjanya pun tentu saja menjadi sulit. Tidak hanya itu, meskipun prospek kerjanya terlihat cukup luas, namun tidak banyak lulusan SKM ini dibutuhkan pada sebuah tempat.

Sunday, 17 September 2017

100 Peringkat Universitas di Indonesia 2017 Versi Webometrics

Sama halnya seperti 4ICU, Webometrics juga memberikan penilaian terhadap website resmi yang dimiliki oleh universitas. Namun kriteria yang digunakan tidak persis sama jika dibandingkan antara Webometrics dan 4ICU.

Webometrics menilai universitas berdasarkan 4 kriteria berikut:
- presence (20%), jumlah halaman web host pada webdomain utama yang diindeks oleh search engine.
- impact (50%), kualitas konten dengan menghitung semua backlink atau inbound links.
- openness (15%), jumlah file dokumen seperti .pdf, .doc, dan lain-lain, yang terindeks search engine.
- excellence (15%), jumlah publikasi artikel ilmiah dari perguruan tinggi terkait yang terindeks search engine.

Berikut daftar 100 peringkat universitas terbaik di Indonesia pada tahun 2017 versi Webometrics:

1. Universitas Gadjah Mada
2. Universitas Indonesia              
3. Institute of Technology Bandung
4. Bogor Agricultural University
5. Brawijaya University
6. Universitas Padjadjaran
7. Universitas Diponegoro
8. Universitas Riau
9. Universitas Udayana
10. Universitas Airlangga                  
11. Universitas Sebelas Maret
12. Universitas Syiah Kuala
13. Universitas Hasanuddin
14. Universitas Lampung
15. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
16. Universitas Jenderal Soedirman
17. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
18. Universitas Tadulako
19. Petra Christian University
20. Bina Nusantara BINUS University
21. Universitas Pendidikan Indonesia
22. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
23. Universitas Mercu Buana
24. Universitas Dian Nuswantoro
25. Universitas Surabaya
26. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
27. Universitas Negeri Semarang
28. Universitas Narotama
29. Universitas Negeri Yogyakarta
30. Gunadarma University
31. Universitas Islam Indonesia
32. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
33. Universitas Esa Unggul (Universitas Indonusa)
34. Telkom University
35. Universitas Negeri Malang
36. Universitas Andalas
37. Universitas Sriwijaya
38. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
39. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
40. Universitas Muhammadiyah Malang
41. Universitas Muhammadiyah Surakarta
42. Universitas Katolik Parahyangan
43. Universitas Tanjungpura
44. Universitas Jember
45. Universitas Sam Ratulangi
46. Universitas Kristen Satya Wacana
47. Universitas Terbuka
48. Universitas Trisakti
49. Universitas Widyatama
50. Universitas Jambi
51. State Islamic University of Radenfatah Palembang
52. Universitas Sumatera Utara
53. Universitas Bakrie
54. Islamic University of Sultan Agung
55. Universitas Bengkulu
56. Universitas Negeri Gorontalo
57. Universitas Bina Darma
58. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
59. Universitas Pendidikan Ganesha
60. Institut Sains & Teknologi Akprind
61. Universitas Islam Bandung
62. Universitas Muhammadiyah Metro
63. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
64. Universitas Kristen Maranatha
65. Universitas Ibn Khaldun Bogor
66. Universitas Muhammadiyah Palembang
67. Universitas Sanata Dharma
68. Malang State Health Polytechnics
69. Universitas Pelita Harapan
70. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jakarta
71. Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya
72. Universitas Negeri Surabaya              
73. Universitas Wahid Hasyim
74. IAIN Antasari Banjarmasin
75. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
76. Universitas Mataram
77. Universitas Medan Area
78. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
79. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
80. Universitas Malikussaleh
81. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
82. Universitas Negeri Makassar
83. Universitas Mahammadiyah Purwokerto
84. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim
85. Universitas Pattimura
86. Universitas Atma Jaya Yogyakarta
87. Institut Seni Indonesia Surakarta
88. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
89. Universitas Respati
90. STAIN Ponorogo
91. Universitas Mulawarman
92. Informatics and Computer College Stmik Amikom
93. Universitas Merdeka Pasuruan
94. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
95. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
96. Surya University
97. Universitas Pasundan
98. Akademi Telkom Jakarta
99. Widya Manadala Catholic University
100. Institut Agama Islam Negeri IAIN Salatiga


Untuk info jelasnya, silahkan langsung buka situs resmi webometrics.

100 Peringkat Universitas di Indonesia 2017 Versi 4ICU

4ICU, 4 International Colleges & Universities, telah merilis daftar peringkat perguruan tinggi di Indonesia pada tahun 2017. Walupung 4ICU sebenarnya menilai sebuah universitas dari sisi peringkat website universitas-nya, namun pemeringkatan versi 4ICU ini cukup populer dan ditunggu-tunggu oleh kalangan pengikut perkembangan peringkat universitas.

Kriteria yang digunakan dalam penilaian 4ICU kali ini menggunakan 4 web metrics, yaitu :
- Alexa Global Rank,
- SimiliarWeb Global Rank,
- Moz Domain Authority,
- Majestic Referring Domains serta Majestic Trust Flow.

Jika melihat dari kriteria yang digunakan, hal tersebut terkait secara langsung dengan kualitas dari website universitas yang di ranking. Kualitas yang dimaksud adalah baik dari sisi kualitas artikel-nya, jumlah konten pada website, jumlah backlink (jumlah website yang memberikan link ke website universitas tersebut), dan juga termasuk jumlah pengunjung (trafik) website dalam beberapa bulan terakhir.

Berikut adalah peringkat 100 besar universitas di Indonesia versi 4ICU pada tahun 2017 :

1. Universitas Indonesia (Depok)
2. Universitas Gadjah Mada (Yogyakarta)
3. Institut Teknologi Bandung (Bandung)
4. Universitas Diponegoro (Semarang)
5. Institut Pertanian Bogor (Bogor)
6. Universitas Sebelas Maret (Surakarta)
7. Universitas Brawijaya (Malang)
8. Universitas Negeri Yogyakarta (Yogyakarta)
9. Universitas Padjadjaran (Bandung)
10. Universitas Airlangga (Surabaya)
11. Universitas Pendidikan Indonesia (Bandung)
12. Universitas Sumatera Utara (Medan)
13. Universitas Mercu Buana (Jakarta)
14. Universitas Telkom (Bandung)
15. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Surabaya)
16. Universitas Gunadarma (Depok)
17. Universitas Bina Nusantara (Jakarta)
18. Universitas Negeri Semarang (Semarang)
19. Universitas Hasanuddin (Makassar)
20. Universitas Negeri Malang (Malang)
21. Universitas Tadulako (Palu)
22. Universitas Lampung (Bandar Lampung)
23. Universitas Udayana (Badung)
24. Universitas Narotama (Surabaya)
25. Universitas Jember (Jember)
26. Universitas Muhammadiyah Surakarta (Surakarta)
27. Universitas Kristen Petra (Surabaya)
28. Universitas Islam Indonesia (Yogyakarta)
29. Universitas Muhammadiyah Malang (Malang)
30. Universitas Ahmad Dahlan (Yogyakarta)
31. Universitas Andalas (Padang)
32. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Yogyakarta)
33. UIN Sunan Ampel - Surabaya (Surabaya)
34. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (Tangerang Selatan)
35. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Yogyakarta)
36. Universitas Sriwijaya (Indralaya)
37. Universitas Surabaya (Surabaya)
38. Universitas Sam Ratulangi (Manado)
39. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta (Yogyakarta)
40. Universitas Jenderal Soedirman (Purwokerto)
41. Universitas Syiah Kuala (Banda Aceh)
42. Universitas Esa Unggul (Jakarta)
43. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (Jakarta)
44. Universitas Widyatama (Bandung)
45. Universitas Dian Nuswantoro (Semarang)
46. Universitas Negeri Padang (Padang)
47. Universitas Negeri Surabaya (Surabaya)
48. Universitas Komputer Indonesia (Bandung0
49. Universitas Riau (Pekanbaru)
50. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (Surabaya)
51. Universitas Pelita Harapan (Tangerang)
52. Universitas Kristen Maranatha (Bandung)
53. Universitas Negeri Gorontalo (Gorontalo)
54. Universitas Bengkulu (Bengkulu)
55. Universitas Negeri Medan (Medan)
56. Universitas Jambi (Jambi)
57. Universitas Katolik Parahyangan (Bandung)
58. Universitas Trisakti (Jakarta)
59. Universitas Kristen Satya Wacana (Salatiga)
60. Universitas Muhammadiyah Semarang (Semarang)
61. Institut Seni Indonesia Yogyakarta (Yogyakarta)
62. Universitas Pendidikan Ganesha (Singaraja)
63. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Medan)
64. Universitas Sanata Dharma (Yogyakarta)
65. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Serang)
66. Universitas Mulawarman (Samarinda)
67. Universitas Pasundan (Bandung)
68. Universitas Tanjungpura (Pontianak)
69. Universitas Islam Bandung (Bandung)
70. Universitas Kristen Duta Wacana (Yogyakarta)
71. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (Yogyakarta)
72. Universitas Pamulang (South Tangerang)
73. Universitas Lambung Mangkurat (Banjarmasin)
74. Universitas Wahid Hasyim (Semarang)
75. Universitas Muhammadiyah Purwokerto (Purwokerto)
76. Universitas Islam Sultan Agung (Semarang)
77. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Sidoarjo)
78. Universitas Negeri Jakarta (Jakarta)
79. Universitas Bina Darma (Palembang)
80. Universitas Merdeka Pasuruan (Pasuruan)
81. Universitas Tarumanagara (West Jakarta)
82. Universitas Muria Kudus (Kudus)
83. Institut Teknologi Nasional (Bandung)
84. Universitas Negeri Makassar (Makassar)
85. Institut Seni Indonesia Surakarta (Surakarta)
86. Universitas Respati Indonesia (Jakarta)
87. Universitas Haluoleo (Kendari)
88. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (Bandung)
89. Universitas Trunojoyo (Bangkalan)
90. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (Surabaya)
91. Universitas Multimedia Nusantara (Tangerang)
92. Universitas Katolik Soegijapranata (Semarang)
93. Universitas Budi Luhur (Jakarta)
94. Universitas Ciputra (Surabaya)
95. UIN Alauddin Makassar (Samata-Gowa)
96. Universitas Pattimura (Ambon)
97. Universitas Nusa Cendana (Kupang)
98. Universitas Negeri Papua (Manokwari)
99. Institut Agama Islam Negeri Antasari (Banjarmasin)
100. Universitas Ibn Khaldun (Bogor)


Bagi yang ingin melihat info lengkapnya, silahkan kunjungi: http://www.4icu.org/id/

PTS Terbaik Tahun 2017 Versi BAN-PT

Satu-satunya lembaga yang memiliki wewenang yang diberikan oleh pemerintah secara langsung, dalam menilai perguruan tinggi di Indonesia adalah BAN-PT, Badan Akreditasi Perguruan Tinggi. BAN-PT memeringkatkan perguruan tinggi berdasarkan tiga kelompok, yaitu A, B, dan C.

Berikut daftar perguruan tinggi swasta terbaik tahun 2017 berdasarkan Akreditasi BAN-PT (Yang mendapatkan Akreditasi A):

1. Universitas Mercu Buana, Jakarta
2. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas, Surabaya
3. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Jakarta
4. Universitas Bina Nusantara, Jakarta
5. Universitas Gunadarma, Jakarta
6. Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta
7. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (Unika), Jakarta
8. Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya
9. Universitas Kristen Petra, Surabaya
10. Akpol. Semarang
11. Universitas Muhammadiyah Malang
12. Universitas Muhammadiyah Prof Dr.Hamka (Unhamka), Jakarta
13. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
14. Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang
15. Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
16. Universitas Surabaya
17. Universitas Telkom, Bandung

Untuk memastikan status akreditasi perguruan tinggi swasta tersebut, dapat dilihat langsung di situs resmi BAN-PT yang beralamat di:
https://ban-pt.ristekdikti.go.id/direktori/institusi/pencarian_institusi



Daftar perguruan tinggi diatas tidaklah diurutkan berdasarkan peringkat, namun semua perguruan tinggi swasta diatas adalah perguruan tinggi swasta yang mendapatkan Akreditasi A.

Sunday, 10 September 2017

Peringkat PTN Terbaik di Indonesia Tahun 2017 Versi Kemenristekdikti

Sejak tahun 2015, Kemenristekdikti selalu merilis pemeringkatan PTN Terbaik di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk untuk menilai tingkat kesehatan organisasi PT di Indonesia. Selain itu, pemeringkatan ini juga diharapkan dapat mengarah pada perbaikan PT di Indonesia.

Hasil pemeringkatan PT ini juga diharapkan dapat menjadi landasan dalam menentukan kebijakan untuk meningkatkan kualitas dan/atau untuk kepentingan pembinaan PT.

Pada tahun 2017 pemeringkatan Perguruan Tinggi di Indonesia dibagi kedalam lima klaster. Klaster 1 sebanyak 14 Perguruan Tinggi; klaster 2 sebanyak 78; klaster 3 sebanyak 691, klaster 4 sebanyak 1,989, dan klaster 5 sebanyak 290.


Berikut14 Perguruan Tinggi terbaik yang berada di klaster I pada tahun 2017 untuk kelompok non politeknik:

  1. Universitas Gajah Mada (score 3,66)
  2. Institut Teknologi Bandung (3,53)
  3. Institut Pertanian Bogor (3,45)
  4. Universitas Indonesia (3,38)
  5. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (3,23)
  6. Universitas Diponegoro (3,08)
  7. Universitas Airlangga (2,99)
  8. Universitas Brawijaya (2,97)
  9. Universitas Hasanuddin (2,96)
  10. Universitas Negeri Yogyakarta (2,86)
  11. Universitas Sebelas Maret (2,85)
  12. Universitas Andalas (2,74)
  13. Universitas Pendidikan Indonesia (2,73)
  14. Universitas Padjadjaran (2,72)

Tidaknya non politeknik saja, pada tahun 2017 ini, pemeringkatan kelompok politeknik juga dirilis oleh Kemenristekdikti. Hal ini dilakukan karena pengembangan politeknik ataupun pendidikan vokasi menjadi prioritas dan tuntutan dalam masa pemerintahan Jokowi-JK. Dengan tujuan dapat menghasilkan lulusan yang berkompetensi sesuai dengan kebutuhan industri.

Pada tahun 2017 ini dihasilkan juga lima klaster pemeringkatan politeknik. Klaster 1 sebanyak 10; klaster 2 sebanyak 19; klaster 3 sebanyak 53, klaster 4 sebanyak 54, dan klaster 5 sebanyak 52 politeknik.

Berikut peringkat politeknik terbaik yang berada pada klaster 1 untuk tahun 2017:

  1. Politeknik Elektronik Negeri Surabaya ( Score 2,24)
  2. Poiteknik Negeri Sriwijaya (1,96)
  3. Poiteknik Negeri Semarang (1,96)
  4. Poiteknik Negeri Malang (1.95)
  5. Poiteknik Negeri Jakarta (1,91)
  6. Poiteknik Negeri Jember (1,88)
  7. Poiteknik Negeri Bandung (1,85)
  8. Poiteknik Negeri Lampung (1,84)
  9. Poiteknik Negeri Medan (1,82)
  10. Poiteknik Negeri Pontianak (1,71)

Diharapkan hasil pengelompokan ini dapat mendorong perguruan tinggi di Indonesia agar terus melakukan perbaikan mutu.

Untuk detail dari rangking perguruan tingginya dapat diakses langsung melalui laman kelembagaan.ristekdikti.go.id (pemeringkatan.ristekdikti.go.id).

Saturday, 9 September 2017

Alasan Kenapa Memilih Jurusan Teknik Informatika

Disini akan saya paparkan alasan mengapa saya pada akhirnya memilih jurusan teknik informatika, bukan kedokteran, bukan pertambangan, bukan akuntansi, dll. Penulis yang dulu sempat bercita-cita menjadi dokter pada akhirnya memutuskan memilih jurusan teknik informatika. Kenapa teknik informatika?

1. Berprospek Cerah
Pasti pada tau sendiri kan kalau bidang IT terus berkembang? Lihat saja perkembangan gadget, perkembangan dunia internet, perkembangan game, perkembangan robot, dan perkembangan tekonologi-teknologi lainnya. Begitu cepatnya perkembangan bidang IT membuat jurusan teknik informatika sangat berprospek cerah. Bisa dibilang tidak ada matinya lah.

2. Berpotensi Jadi Orang Kaya
Lihat saja contoh yang sudah-sudah, pendiri facebook, pendiri Microsoft, pendiri Google, pendiri Amazon, dan masih banyak yang lainnya. Mereka semua adalah orang-orang IT yang berhasil menjadi orang-orang terkaya di dunia. Kamu memiliki potensi yang sama ketika kamu terjun ke dunia IT.


3.  Tidak Perlu Kerja Kantoran Juga Bisa Dapat Penghasilan
Ketika kamu memiliki ilmu di bidang IT, kamu bisa menjadi seorang freelancer. Artinya kamu tidak perlu kerja kantoran. Misalnya saja kamu bisa membuka jasa sebagai web designer. Atau bahkan kamu bisa saja membangun websitemu sendiri dan menghasilkan uang dari situ. Lain halnya dengan jurusan lain yang ilmunya tidak bisa dipakai untuk kerja "sendiri". Contohnya pertambangan, tanpa kerja di perusahaan, kamu tidak bisa kerja sendiri. Alhasil kamu bakal jadi pengangguran tanpa penghasilan kalau kamu tidak bisa dapat pekerjaan.

4. Melek Teknologi
Orang IT lebih melek terhadap teknologi. Hal ini tentu saja membantu mereka dalam mengikuti perkembangan zaman yang serba berteknologi ini. Kedepannya, mereka lebih mudah beradaptasi dan memanfaatkan peluang yang ada di era informasi ini.

Apakah Sekolah Tidak Penting Seperti Kata Deddy Corbuzier?

Sekitar pertengahan tahun 2017, seorang pesulap bernama Deddy Corbuzier sempat mengutarakan pendapatnya terkait dengan sekolah. Menurutnya sekolah itu tidak ada gunanya. Lalu benarkah sekolah itu tidak penting seperti yang diutarakan oleh Deddy Corbuzier?


Menurut pendapat penulis, pernyataan Deddy Corbuzier bisa dibilang menyesatkan anak bangsa. Bahkan banyak yang berpendapat bahwa pernyataannya tersebut melecehkan pendidikan. Bagaimana bisa seorang yang ngakunya berpendidikan mengeluarkan pendapat seperti itu?

Ada yang berpendapat bahwa Deddy Corbuzier mengeluarkan pernyataan seperti itu tidak lain karena kondisi anaknya yang tidak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan normal di sekolah. Seperti yang kita ketahui, anak Deddy Corbuzier mengidap penyakit diseleksia yang membuatnya kesulitan dalam membaca.

Agar menyenangkan hati anaknya dan dirinya, dia mengeluarkan pendapat seperti itu. Selain itu, dia juga berusaha membuat anak-anak Indonesia malas dan bahkan tidak mau sekolah. Mungkin lain ceritanya apabila anaknya tidak mengidap penyakit diseleksia. Apabila anaknya tidak memiliki masalah di sekolah, mungkin saja Deddy Corbuzier akan berpendapat lain. Dia mungkin akan mengatakan bahwa sekolah itu sangat penting. Apalagi kalau anaknya berprestasi di sekolah.


Menurut Deddy, sekolah tinggi tidak membuat orang menjadi sukses. Ini juga merupakan pernyataan yang melecehkan para tokoh-tokoh berpendidikan tinggi. Sebut saja salah satunya pak Habibie, dia bahkan menempuh pendidikannya hingga ke Jerman. Jadi menurut Deddy pak Habibie itu tidak sukses?

Jadi kalau dilihat dari kacamata kami, orang yang sukses menurut Deddy adalah orang yang berhasil tanpa perlu melalui pendidikan tinggi. Sebut saja dirinya sendiri yang (katanya) sukses jadi pesulap. Orang bisa menjadi pesulap tanpa perlu sekolah. Bahkan sekolah tidak mengajarkan bagaimana cara menjadi seorang pesulap. Jadi dia adalah orang sukses (katanya).

Contoh lainnya adalah seorang youtuber terkenal adalah orang yang sukses menurutnya. Hal tersebut tidak lain karena anaknya yang bercita-cita menjadi seorang youtuber. Jadi anaknya adalah orang sukses (katanya).

Padahal, setiap orang memiliki jalan suksesnya masing-masing. Bahkan banyak juga orang yang sukses karena mereka sekolah tinggi. Jadi jangan sampai kalian termakan oleh omongan orang sesat seperti Deddy Corbuzier ini.

Bagaimana menurut pendapat kalian? Apakah sekolah itu tidak ada gunanya?

Friday, 21 October 2016

Contoh Proposal Program Kreativitas (PKM) Mahasiswa di Bidang Kewirausahaan [BAGIAN 2]

V. Luaran yang Diharapkan

Toko Buku Booking Bae adalah sebuah toko yang dikelola oleh mahasiswa yang menginginkan terjadinya perubahan sosial di Purwokerto. Perubahan Sosial diharapkan mula-mula terjadi di lingkungan kampus yang ditandai dengan runtuhnya sikap apatis terhadap tradisi literer karena enggannya membeli buku atau terlalu bergantung pada perpustakaan.

Buku memang tidak selayaknya dijadikan komoditi jual-beli, namun di zaman kontemporer yang sarat kapitalisme, untuk bisa membaca buku mau tidak-mau masyarakat harus mengeluarkan uang (membelinya) karena minimnya fasilitas seperti perpustakaan umum atau taman baca.



Ketika negara (pemerintah) belum mampu menyediakan fasilitas untuk mengakses buku, seharusnya negara dapat memberikan subsidi untuk pengadaan buku sehingga harga buku di pasaran tidak memberatkan rakyat. Namun realitasnya, harga buku memang tetaplah mahal. Diharapkan Toko Buku Booking Bae dapat menyediakan buku-buku yang harganya tidak memberatkan rakyat.

Program ini diharapkan dapat pula menepis anggapan bahwa membeli dan membaca buku adalah kegiatan koleksi belaka, kegiatan sewaktu mengadakan penelitian ilmiah semata, dan kegiatan yang menghambur-hamburkan uang dan sia-sia saja, dengan cara mengajak masyarakat untuk membedah buku dan berdiskusi di ruang diskursus Toko Buku Booking Bae.
   
VI. Kegunaan Program
 
1. Memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan buku yang susah dicari di Purwokerto
2. Manajemen jual-beli buku pada toko buku offline yang efektif dan efisien karena menggunakan sistem booking dengan pilihan produk tak terbatas melalui Infinity Catalog Books
3. Memberikan kesempatan untuk mahasiswa dapat belajar manajemen kewirausahaan yang tidak sekadar mengejar keuntungan, namun juga dapat melakukan pengabdian kepada masyarakat (melalui Ruang Diskursus Toko Buku Booking Bae) dengan cara turut serta bergabung dalam mengelola Toko Buku Booking Bae sebagai pekerja paruh waktu
4. Menjadi agen perubahan sosial yang merintis praktek diskursus praktis guna mewujudkan masyarakat yang kritis terhadap wacana sehingga Civil Society dapat tercapai
5. Memiliki peluang untuk dijadikan franchise/waralaba apabila program Toko Buku Booking Bae sukses dilaksanakan di Purwokerto

VII. Metode Pelaksanaan Program

 
1. Briefing Tim Kerja Perintis Program dan Sosialisasi Program
2. Pengadaan property
3. Pengadaan buku
4. Pembuatan sistem informasi buku (Infinity Catalog Books)
5. Perekrutan dan pelatihan pekerja paruh waktu
6. Pemasaran
7. Peresmian usaha
8. Laporan Akhir

VIII. Rancangan Biaya
Total biaya yang akan digunakan dalam PKM-K Toko Buku Booking Bae adalah sebanyak Rp12.500.000, dengan rincian berikut:

A. Akomodasi Tim Kerja
Pulsa Komunikasi & Internet : Rp  100.000
Print Out Masterplan Program : Rp 25.000
 Konsumsi Briefing (@5000×7 hari×5 orang) : Rp 175.000

SUB TOTAL        : Rp 300.000

B.Akomodasi Properti

Sewa kios untuk satu tahun : Rp 4.500.000
Lemari Buku (@500.000×2) : Rp 1.000.000
Karpet: Rp 200.000
Meja : Rp 200.000
Kursi: Rp 200.000
Kipas Angin: Rp 125.000
Alat Kebersihan :Rp 50.000

SUB TOTAL    : Rp 6.275.000

C.Akomodasi Pengadaan Buku

Kulakan buku bekas   :Rp 2000.000
Kulakan buku baru  : Rp 2950.000
Ongkos kirim : Rp 275.000
Kerjasama akses katalog toko buku online & penerbit    : Rp 500.000

Daftar Toko Buku Online (Permulaan):
Toko Buku Buruh Membaca
Penerbit Marjin Kiri
Penerbit Yayasan Pustaka Obor Indonesia

SUBTOTAL    : Rp5.725.000

D. Akomodasi Sistem Informasi Buku dan  Pemasaran                   

Pamflet : Rp100.000

Katalog : Rp100.000

 SUB TOTAT: Rp200.000

TOTAL: Rp12.500.000

Thursday, 20 October 2016

Contoh Proposal Program Kreativitas (PKM) Mahasiswa di Bidang Kewirausahaan [BAGIAN 1]

Judul Program:

Toko Buku Booking Bae Sebagai Solusi Mengatasi Keterbatasan Pilihan Produk Buku dan Sebagai Agen Perubahan Sosial Menuju Civil Society di Kota Purwokerto




Latar Belakang Masalah:


Apabila menilik fakta di lapangan, tidak semua daerah di Indonesia memiliki pusat perbelanjaan buku, salah satunya Kota Purwokerto, maka perlu dirintis sebuah pusat perbelanjaan buku di sini.

Di Purwokerto sebenarnya ada beberapa toko buku, namun berdasarkan pengalaman pengaju proposal dan hasil wawancara dengan beberapa mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman, untuk mencari buku yang diinginkan di Purwokerto sangat sulit karena toko-toko buku tersebut tidak menyediakan. Otomatis, mahasiswa harus membeli di luar kota atau memesannya melalui toko buku online di internet.

Masalah sulitnya mendapatkan buku yang diinginkan di Purwokerto merupakan peluang usaha yang progresif dan perlu dicari solusinya. Sebuah toko buku yang mampu memenuhi keinginan pembeli dengan mencarikan buku yang sedang dicari dan juga mampu menjual buku-buku berkualitas bagus dan murah perlu untuk hadir di Purwokerto.

Toko Buku Booking Bae adalah solusi dari masalah ini. Toko Buku Booking bae memiliki katalog tak terbatas karena bekerja sama dengan banyak penjual buku online dan penerbit buku di Indonesia. Katalog tak terbatas ini memungkinkan pembeli dapat memesan buku apapun yang diinginkan. Toko Buku Booking Bae akan membantu mencarikan buku tersebut sampai dapat. Harga yang dibandrol bisa murah namun tetap berkualitas karena Toko Buku Booking Bae membeli (kulakan) buku langsung dari penerbit dan  tidak hanya menjual buku baru, tetapi juga buku bekas.

Alasan substansial lain (selain sulitnya mendapatkan buku yang diinginkan/dicari di Purwokerto, apalagi dengan harga murah dan kualitas bagus) yang memperkuat bahwa toko buku Booking Bae harus ada di Purwokerto adalah karena:

1. Jumlah perguruan tinggi di Purwokerto cukup banyak sehingga permintaan akan pustaka (buku) akan selalu ada, apalagi ketika mahasiswa dan dosen sedang melakukan penelitian cenderung pontang-panting mencari buku karena tidak tersedia di perpustakaan kampus.

2. Toko Buku Booking Bae akan dikelola oleh mahasiswa yang paham dan menyenangi dunia literasi. Toko Buku Booking Bae tidak sekadar lapak jual-beli yang sarat monopoli modal. Tetapi, toko ini juga akan digerakkan untuk memiliki sebuah ruang diskursus, tempat membedah buku dan berdiskusi bagi civitas akademika dan masyarakat di kota Purwokerto. Ruang diskursus memang sedang dibutuhkan di Indonesia sebagai cerminan dari praktek demokrasi deliberatif, sebagai jalan mewujudkan Civil Society atau Masyarakat Madani.

Perumusan Masalah

1. Bagaimana desain konseptual ruang dan sistem kerja di Toko Buku Booking Bae?
2. Bagaimana cara booking (memesan) buku di Toko Buku Booking Bae?
3. Bagaimana Toko Buku Booking Bae memasok buku (kulakan) dan kerjasama Toko Buku Booking Bae dengan Para Penjual Buku Online dan Penerbit Buku di Indonesia?
4. Bagaimana Toko Buku Booking Bae membuat Infinity Catalog Books?
5. Bagaimana gambaran jalannya bedah buku dan diskusi di Ruang Diskursus Toko Buku Booking Bae?

Monday, 17 October 2016

,

Inilah Latar Belakang Adanya Kebijakan Pengendalian Tembakau di Indonesia, yang Bikin Petani Sengsara

latar belakang pengendalian tembakau di Indonesia ternyata dipengaruhi oleh banyak faktor, yaitu: faktor internal (desakan dari dalam) dan faktor eksternal (desakan dari luar) kepada pemerintah Indonesia agar lebih tanggap terhadap epidemi tembakau.

Faktor eksternalnya antara lain adalah desakan dari rezim kesehatan dunia yang dimotori olehWHO-FCTC dengan berbagai programnya yang menuntut agar tiap negara anggota WHO menjadikan FCTC sebagai hukum nasionalnya masing-masing.




Dengan keterlibatan 172 negara dalam konvensi yang bernama FCTC ini jelaslah merupakan kekuatan politik yang amat besar. Mudah saja untuk menjadikan FCTC sebagai hukum internasional karena asalkan sudah ada 40 negara anggota WHO meratifikasi perjanjian FCTC, maka FCTC resmi menjadi hukum internasional. FCTC sendiri resmi menjadi hukum internasional atau perjanjian internasional sejak tahun 2005.

Posisi Indonesia hingga tahun 2013 adalah belum sebagai negara peserta (states parties) dari perjanjian FCTC karena pemerintah belum menandatangani dan meratifikasi perjanjian. Penulis mensinyalir, pemerintah mengalami dilema dalam mengambil keputusan.

Jika pemerintah memutuskan turut serta dalam perjanjian tersebut, besar kemungkinan akan terjadi demonstrasi di banyak wilayah di Indonesia, terutama oleh mereka menggantungkan hidupnya pada komoditas tembakau. Jika pemerintah memutuskan untuk tidak turut serta dalam perjanjian tersebut, maka besar kemungkinan akan mendapatkan kecaman dari negara-negara lain dan dari orang-orang Indonesia yang pro terhadap perjanjian FCTC.

Namun menurut penulis, sikap politik yang diambil pemerintah Indonesia sudah sangat bijaksana. Tidak menandatangai dan meratifikasi FCTC, kemudian mengeluarkan RPP pengendalian tembakau, lalu mengesahkan PP pengendalian tembakau, justru mencerminkan kemandirian dan ketegasan.

Untuk mengatasi epidemi tembakau, bahaya merokok, atau wacana-wacana lain yang kerap dikampanyekan memang seharusnya pemerintah Indonesia tidak lagi mengadopsi hukum-hukum yatau perjanjian-perjanjian skala internasional karena resikonya lebih besar. FCTC pun dianggap sudah melenceng dari idealismenya karena kebijakan yang dibuat banyak masuk ke ranah perdagangan daripada kesehatan.

Sayangnya, kritik “melenceng dari idealisme” juga dilontarkan pada kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Indonesia. Implementasi PP No.109 Tahun 2012 ternyata telah menyebabkan naiknya kuota impor tembakau dari 20 ribu ton menjadi 120 ribu ton.

Kenaikan ini sungguh sangat mengecewakan petani dalam negeri dan mengindikasikan bahwa pemerintah ternyata tidak mendukung kelangsungan pertanian tembakau dalam negeri. Selain itu, meskipun pemerintah mengambil kendali atas pengamanan produksi, distribusi, dan konsumsi tembakau, ternyata dalam prakteknya, tata-niaga (sistem jual-beli) tembakau dilempar sepenuhnya pada mekanisme pasar sehingga menyebabkan petani tembakau mengalami kesusahan akibat permainan harga oleh pengusaha dagang yang menguasai pasar.

Thursday, 13 October 2016

,

Contoh Analisis 4P (Price, Place, Product, Promotion) Gedung Teater [BAGIAN KEDUA]

Keunikan usaha ini adalah Teater (gedung pertunjukan) baru ada di Purwokerto. Saya merencanakan Teater ini akan diberi nama Teater Kuno, konstruksi bangunannya melingkar dengan lapangan di tengahnya, mirip stadion bola.

Konstruksi ini dibuat dengan tata-ruang kuno berupa ornamen-ornomen klasik khas Yunani Kuno yang dipadu dengan ornament-ornamen khas Indonesia masa lalu semasa zaman kerajaan-kerajaan, namun dalam hal tata cahaya dan tata suara akan menggunakan teknologi modern.



Berikut adalah contoh analisis 4P 4P (Price, Place, Product, Promotion) Gedung Teater:

1. Price: mengacu pada harga produk tersebut agar konsumen rela mengorbankan uangnya untuk membeli produk tersebut. Hal ini juga mencakup strategi penetuan harga produk tersebut agar bisa bersaing dengan produk kompetitor.

Harga sewa Teater adalah sebesar 20% dari total pendapatan tiket masuk Teater yang di dapatkan oleh kelompok teatrikal yang perform disini. Tujuannya untuk meminimalisir kerugian yang mungkin ditanggung kelompok teatrikal karena dihari performnya sepi penonton. Dan tentunya agar Teater Kuno tetap eksis karena memiliki pendapatan.

Harga tiket masuk menonton ditentukan oleh kelompok teatrikal yang perform disini. Jadi harganya tidak menentu, namun Pihak Teater Kuno akan memberikan semacam persyaratan, yakni harga tiket masuk haruslah logis dan terjangkau bagi masyarakat Purwokerto.

2. Place: mengacu pada tempat produk tersebut dipasarkan, bagaimana agar tempatnya bisa dijangkau oleh konsumen.

Teater Kuno akan direncanakan dibangun di wilayah jantung kota Purwokerto. Di area yang memang banyak usaha seperti di Jalan Jenderal Soedirman. Jalan ini sangat mudah di akses baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Jika kesulitan mencari lahan disini mungkin di sekitar Universitas Jenderal Soedirman juga terjangkau. Di Purwokerto City Walk juga bisa diusahakan.


3. Product: mengacu pada value yang terdapat dalam produk tersebut, bagaimana produk tersebut memenuhi kebutuhan konsumen, serta penanganan kualitasnya.

Tema-tema lakon yang akan dipentaskan di Teater Kuno akan berusaha aktual dalam arti tanggap isu yang sedang santer diperbincangkan di Indonesia.

4. Promotion: merupakan konsep bauran pemasaran yang terakhir, mengacu pada cara mempromosikan produk tersebut agar diterima konsumen dan melakukan pembelian. Promotion juga mencakup iklan dan publisitas.

Promosi akan dilakukan menggunakan metode sosialisasi door to door mengunjungi seluruh kelompok teatrikal yang ada di Kabupaten Banyumas guna mendapatkan dukungan.

Pihak manajemen Teater Kuno juga akan melobi ke Pemda Banyumas untuk mendapatkan perhatian yang serius agar pemerintah juga tanggap terhadap eksistensi Seni Pertunjukan.

Sedangkan promosi kepada konsumen, audiens, atau penonton pertunjukan akan dilakukan melalui berbagai cara, dengan iklan di koran, radio, melalui banner, pamflet, spanduk, televisi, maupun secara langsung melakukan promosi di jalanan, ketika ada perform. Promosi juga bisa dilakukan melalui Open House gratis, masyarakat bebas biaya menonton pementasan drama untuk beberapa hari pasca peresmian dan pembukaan usaha.

Wednesday, 12 October 2016

,

Contoh Analisis 4P (Price, Place, Product, Promotion) Gedung Teater [BAGIAN PERTAMA]

Istilah Teater secara etimologis berasal dari bahasa Yunani, yaitu Theatron, yang artinya tempat untuk menonton. Di Teater, masyarakat dapat menonton berbagai jenis seni pertunjukan, seperti pementasan drama, pagelaran wayang, dan berbagai bentuk lakon (seni sandiwara) lain, bahkan akrobatik dan sulap juga bisa dipertontonkan di Teater. Selain itu, Teater juga menyangkut segala sesuatu yang berada di belakang layar (back stage), seperti manajemen aktor dan aktris, penataan artistik, dan mengenai tata panggung.

Jadi sebenarnya istilah Teater ini sangat luas maknanya. Di sini, usaha Teater yang akan saya kembangkan mengacu pada suatu pembangunan tempat untuk menonton atau gedung pementasan sandiwara, sekaligus juga membangun manajemen aktor dan aktrisnya, jadi saya akan membangun kelompok, komunitas, atau paguyuban teatrikalnya juga. Namun tidak menutup kemungkinan kelompok lain untuk perform di Teater (gedung sandiwara) ini.




Teater yang mengacu pada gedung pementasan sandiwara di Indonesia belum banyak berdiri. Padahal kelompok teatrikal di Indonesia sudah banyak. Kelompok ini kerap kesulitan mencari panggung atau gedung pementasan karena biaya sewa mahal. Kelangkaan gedung pementasan sandiwara di Indonesia juga memicu tumbuh-kembangnya stigma di masyarakat bahwa teater itu hiburan untuk para ahli atau profesional, seperti kalangan seniman belaka, contohnya teater di Komunitas Salihara, tampak sekali bahwa teater ini sangat elit dan kurang mendapatkan respon dari masyarakat umum, dalam arti masyarakat yang tidak berada di lingkaran seniman.

Teater sulit diakses oleh rakyat jelata yang awam, padahal tujuan dari pertunjukan teatrikal, salah satunya adalah menyebarkan nilai-nilai kerakyatan atau kemanusiaan, seperti gotong-royong, partisipasi politik, ataupun kritik terhadap kesenjangan sosial. Sudah saatnya Teater sebagai suatu tempat pertunjukan mengalami proses revaluasi nilai. Boleh Teater dikomersilkan, namun jangan sampai menghalangi laju kreativitas para kelompok teatrikal karena sangat mahal biaya sewanya, berilah mereka saluran berkarya yang murah namun terjamin kualitas tata panggungnya. Boleh Teater dikomersilkan, namun jangan sampai memicu stigma di masyarakat bahwa teater itu hiburan elit bagi para seniman belaka.

Tuesday, 11 October 2016

,

Contoh Analisis SWOT Pembangunan Gedung Teater

Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor-faktor sistematis untuk merumuskan strategi sebuah organisasi baik perusahaan bisnis maupun organisasi sosial Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan Kekuatan (Strength) dan Peluang (Opputurnity). Namun juga dapat meminimalisir Kelemahan (Weakness) dan Ancaman (Threats).





Adapun contoh analisis SWOT adalah sebagai berikut, ini adalah bagaimana implementasinya bila diaplikasikan pada usaha pembangunan Geudng Teater di kota Purwokerto.

S (Strength): Situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan dari organisasi atau program pada saat ini.

Di Indonesia jumlah Teater sebagai gedung pertunjukan belum banyak. Apalagi di kota Purwokerto sama sekali tidak ada, bahkan gedung pertujukan film atau bioskop jumlahnya hanya satu, yakni Rajawali Cineplex.

Padahal menurut saya minat masyarakat Purwokerto terhadap seni pertunjukan atau budaya tontonan cukup tinggi. Misalnya terhadap pagelaran wayang atau ketoprak. Selain itu, jumlah kelompok seniman pertunjukan di Kabupaten Banyumas juga sepertinya banyak.

Kelompok teatrikal di area kampus sudah pasti banyak , masing-masing fakultas memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa Teater. Namun yang menjadi masalah adalah ketiadaan panggung atau kesulitan mencari gedung pertunjukan. Sehingga perform mereka sebatas di ruang-ruang seperti aula, lapangan, atau bahkan jalanan.

W (Weakness): Situasi atau kondisi yang merupakan kelemahan dari organisasi atau program pada saat ini.


Kelemahan dari usaha pembangunan Teater ini saat ini adalah belum adanya biaya. Sulit untuk mulai mencari sumber pembiayaan. Pemerintah mungkin bisa membantu membiayai, tapi kurang bisa diharapkan. Sumber pembiayaan biasanya mandiri, swadaya gotong royong, dan mengumpulkannya tidaklah mudah, butuh strategi dan waktu yang lama.

O (Opputurnitiy): Situasi atau kondisi yang merupakan peluang di luar organisasi dan memberikan peluang berkembang bagi organisasi di masa depan.

Peluang yang dapat membantu perkembangan Teater ini adalah dukungan dari civitas akademika di kota Purwokerto yang tergabung dalam Unit Kemahasiswaan Teater. Dan juga dukungan dari kelompok-kelompok teatrikal dan seniman pertunjukan lain di wilayah kabupaten Banyumas. Dan saya rasa, Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas juga akan mendukung usaha membangun teater ini.

T (Threat): Situasi atau kondisi yang merupakan ancaman bagi organisasi yang datang dari luar organisasi dan dapat mengancam eksistensi organisasi di masa depan.

Ancaman dari dibangunnya Teater ini bisa berasal dari pihak pemerintah, bisa pula dari pihak masyarakat sebagai konsumen dari seni pertujukan. Dalam pengurusan ijin membangun bangunan atau usaha berbadan hukum biasanya oknum pemerintah memiliki andil dalam mempersulit misalnya dalam pungutan pajak yang tinggi.

Sedangkan ancaman dari masyarakat dapat terjadi karena sikap apatis mereka terhadap budaya pertunjukan, misalnya dengan alasan lebih baik menonton film di Rajawali Cineplex daripada harus datang ke teater untuk menyaksikan pementasan drama, walaupun sesungguhnya drama justru lebih nyata secara audio maupun visual karena real time.

Wednesday, 5 October 2016

Inilah Alasan Kenapa Menikah Saat Masih Kuliah Itu Baik dan Termasuk Perbuatan Mulia

Tidak dapat dipungkiri kamu pasti punya pacar. Di saat kamu sibuk dengan urusan perkuliahan, kamu juga sibuk pacaran sama dia. Kamu tiap hari jalan-jalan sama dia dan belajar bareng, tapi cuma kadang-kadang. Dan tidak dapat dipungkiri, kamu pun sering melakukan hal nyeleneh bersamanya, seperti berduaan di tempat sepi.

Pacaran itu hal lumrah bagi manusia yang usianya sudah dewasa seperti mahasiswa. Tidak akan ada yang menolak soal ini. Masalahnya adalah pacaran itu kadangkala bahaya. Bagaimana jika pihak perempuannya hamil. Kan repot. Hamil itu lama loh, 9 bulan 10 hari. Dan kalau sudah hamil otomatis si cewek akan mengurus bayinya.



Dengan fakta itu, apakah artinya pacaran itu haram, dalam arti tidak boleh karena bahaya? Tidak juga demikian. Justru ketika hubungan kamu dan dia sudah dekat-dekatnya. Sebaiknya kalian langsung menikah saja. Agar segala resiko yang akan diemban sudah dipikirkan matang-matang. Terutama soal masa cuti hamil dan soal pengasuhan bayi pasca hamil.

Inilah alasan kenapa menikah saat masih kuliah itu baik dan termasuk perbuatan mulia:

1. Ketika kamu sudah menikah dengan dia, kamu akan memiliki banyak waktu buat belajar bersama. Kamu dan dia saling bahu-membahu menyelesaikan tugas kuliah.

2. Ketika kamu sudah menikah dengan dia, kamu bakal semakin rajin dan semangat kuliah. Soalnya ingin cepat lulus supaya fokus rumah tangga.

3. Ketika kamu sudah menikah dengan dia, kamu akan semakin berusaha meningkatkan IPK, soalnya malu kalau IPK jatuh.

4, Ketika kamus sudah menikah dengan dia, kamu bakal terhindar dari dosa karena tiada zina di dalam perkawinan sah.

5. Ketika kamu sudah menikah dengan dia, hidupmu lebih ringan, karena segala masalah akan ditanggung bersama.

6. Ketika kamu sudah menikah dengan dia, kamu akan semakin bisa mengatur diri sendiri dan disiplin. Soalnya ada pasanganmu yang selalu mensupportmu.

7. Ketika kamu sudah menikah degan dia, pikiranmu akan lebih jernih dan anti galau karena kamu sudah tidak akan terjangkit penyakit galau cinta. Masalahnya dia sudah menjadi milikmu.

8. Ketika kamu sudah menikah dengan dia, kamu bakal semakin disayang keluarga. Karena keluargamu otomatis bertambah banyak. Kamu mendapatkan kasih sayang dan dukungan dari mertua sekaligus orang tua.